Skip to main content

Asesmen Kompetensi Guru DKI Jakarta 2026: Peserta, Tujuan dan Kompetensi yang Diukur

 

Asesmen Kompetensi Guru DKI Jakarta 2026: Peserta, Tujuan dan Kompetensi yang Diukur

Program Asesmen Kompetensi Guru atau Askom Tahun 2026 mulai dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memetakan kondisi dan kebutuhan pengembangan kompetensi guru.

Program ini merupakan kerja sama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Apa Tujuan Asesmen Kompetensi Guru?

Asesmen tidak hanya digunakan untuk memperoleh nilai peserta.

Hasilnya akan digunakan sebagai data untuk mengetahui kekuatan serta area kompetensi guru yang masih perlu dikembangkan.

Data tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam merancang program peningkatan kompetensi guru yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Berapa Guru yang Mengikuti?

Pada tahap pertama, program melibatkan 491 sekolah dan 2.234 guru dari jenjang TK sampai SMA di DKI Jakarta.

Pelaksanaan dilakukan secara bertahap agar kesiapan sekolah, guru, sistem, dan perangkat pendukung dapat dipastikan.

Kompetensi Apa yang Diukur?

Pada tahap awal terdapat tiga aspek kompetensi yang dipetakan.

Kompetensi Pedagogik

Berkaitan dengan kemampuan guru dalam merancang serta mengelola proses pembelajaran.

Kompetensi Profesional

Mengukur penguasaan materi dan substansi bidang ilmu yang diajarkan.

Kompetensi Sosial

Berkaitan dengan kemampuan guru berinteraksi dan berkomunikasi dengan peserta didik, rekan sejawat, serta masyarakat.

Apakah Askom Menentukan Kelulusan Guru?

Program ini diarahkan sebagai pemetaan kompetensi dan dasar pengembangan profesional.

Karena itu, guru diimbau mengikuti asesmen secara jujur dan terbuka agar data yang diperoleh benar-benar menggambarkan kebutuhan pengembangan kompetensi.

Untuk Apa Hasilnya?

Hasil Askom akan menjadi salah satu dasar penyusunan Peta Jalan Pengembangan Kompetensi Guru Jakarta 2027–2032.

Peta jalan tersebut diharapkan membantu pemerintah menentukan bentuk pelatihan dan intervensi yang sesuai berdasarkan kebutuhan guru.

Apakah Program Berlaku Nasional?

Informasi resmi Agustus 2026 yang dibahas dalam artikel ini secara khusus merupakan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru Provinsi DKI Jakarta.

Guru di daerah lain sebaiknya menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah, BGTK, atau Kemendikdasmen apabila terdapat program serupa.

Kesimpulan

Asesmen Kompetensi Guru DKI Jakarta 2026 merupakan upaya pemetaan kompetensi guru berbasis data.

Tahap pertama melibatkan 491 sekolah dan 2.234 guru dengan tiga aspek utama yang dipetakan, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial.

Hasilnya akan digunakan untuk mendukung perencanaan pengembangan kompetensi guru DKI Jakarta pada periode 2027–2032.

Sumber: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikdasmen.

Comments